Dapur pertama Din Tai Fung di Surabaya ini lokasinya di Galaxy Mall. Ya pas lah sama target marketnya. Benernya Din Tai Fung ada juga versi yang no pork. Untuk memateraikan kalo outlet ini pake pork, maka ditambahin label "Chef's Table". Camkan itu Jenderal!
Pas kesana, ngantrinya 1.5 jam, astaga dragon! Sama guru disekolah aja ga pernah gw disetrap segitu lama. Memang kalo udah urusan perut, logika harus minggat. Untung gw bareng @AlexanderPontoh, jadi ga garing2 amat 
Tips: kalau kesana mending minimal ber 4. Naturally disana ga ada meja for 2, jadi ngantrinya lebih susah.


Di bagian samping Din Tai Fung, kita juga bisa ngintip aksi para juru masak dari etalase ala open kitchen. They're fast, and.. entertaining *kitchen kungfu*
Waktu nama gw dipanggil *hmm, berasa ke dokter* Rasanya malaikat turun menabur convetti *lebay* Servisnya gesit. Pork & Crab Xiao Long Bao, Kailan Dua Rasa dan Fried Pork Chop datang hampir kompakan, kurang dari 15 menit. Reasonable lah buat resto yg lagi crowded.

Xiao Long Bao-nya berkulit lebih tipis tapi solid. Kalo kita goda dgn di-tusuk2 sumpit, bisa terlihat soupnya mondar mandir
Menurut pakem SOP makan XLB, sebaiknya dibaringkan dulu di sendok bebek. Tusuk sampe soupnya keluar, lalu seruput. Tambahkan acar jahe lalu tuntaskan sisanya.

Cara gw? Ambil utuh pake sumpit, langsung kunyah bulet2. Soup XLB bakal meledak dalam mulut, happiness in heavenly fatty liquid form! Rasa daging kepitingnya, sweet & savory. Haujek!

Kailan Dua Rasa, bagian leavesnya di chop, sedangkan batangnya utuh. Taste bawang putihnya kencang. Normally, rasa bawang putih yg ekstrim bikin gw ilfil. But this clorophyll was just right. Kalo mau gurih ambil daunnya, mau yg fresh kunyah batangnya. Beres.

Fried Pork Chop-nya menurut gw tidak terlalu istimewa tapi well cooked, empuk & juicy. Mungkin kurang seasoning dikit aja. Yang mesti masuk bill juga adalah Steamed Bun alias bakpao. Datang dengan uap mengepul tebal pas basketnya dibuka.

Gw pesen yang vegetable, pork dan mix. Rotinya soft banget, kayak pipi bayi!
Memang dimensinya kecil2, but that's fine karena kalo makan chinese food kita cenderung pesan aneka rupa.

Ok, sampe disini kita tobat dengan pork. Untuk dessert, temen gw si Ebi udah BBM: "wajib-kudu-harus pesen Mango Pudding atau kita musuhan!". Ekstrim. Tapi ini dia the best meal of all. Fresh, creamy, delightful! Proporsi sliced mango-nya juga royal. Makes me smile for every scoop. Rasa manis dan asem-nya seperti 'mencuci' bersih ruang mulut gw yg tadi jor-joran makan yang savory.

Overall, selain ngantrinya yg ga nguati dan harga yang dipandang premium. Patut dicoba untuk occasional. Don't skip the Mango Pudding, or we're no longer friends!